6 Hal Yang Harus Diwaspadai Masyarakat Selama Masa Pemilihan Presiden

Pemilihan umum (pemilu) akan diadakan sebentar lagi. Isu terkait pemilihan presiden pun sudah mulai menyebar ke masyarakat. Hal tersebut tidak mengherankan mengingat Indonesia sebagai negara demokrasi dengan pemilihan presiden sebagai pesta demokrasi bagi seluruh lapisan masyarakat.

 

Dalam pemilihan presiden besok, setiap warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih berhak untuk memilih siapa yang akan menjadi persiden Indonesia selanjutnya.Sistem pemilihan presiden  Indonesia menggunakan pemilihan langsung. Artinya, masyarakat memilih secara langsung siapa yang akan menjadi presiden selanjutnya.

 

Setiap warga negara Indonesia yang memilih memiliki nilai suara satu suara. Yang berhasil mengumpulkan suara terbanyak dan sesuai ketentuan yang berlaku lah yang akan menjadi presiden selanjutnya.

 

Oleh karena itu, sangat penting bagi anda dan semua warga Indonesia untuk ikut memilik. Menjelang pemilihan tersebut, banyak hal yang harus anda waspadai agar anda bisa menentukan pilihan yang terbaik dan sesuai dengan hati nurani anda.

Hal yang Harus Masyarakat Waspadai selama Pemilihan Presiden

  1. Hoaks

Hoaks atau berita/informasi palsu adalah hal yang harus anda waspadai menjelang pemilihan presiden mendatang. Menjelang pemilihan presiden kemungkinan akan banyak muncul hoaks di tengah masyarakat kita. Hoaks tersebut mungkin bisa menjelek-jelekkan tokoh atau calon presiden tertentu.

Untuk menghadapi hoaks ini, masyarakat aharus cerdas dalam menerima dan mengolah informasi yang ada. Jangan asal percaya jika mendapatkan informasi terutama jika informasi tersebut berasal dari media yang tidak jelas. Ketika menerima informasi atau berita, anda bisa mengecek kebenaran berita tersebut dengan melihat sumber lainnya.

  1. Kampanye Hitam

Kampanye hitam mungkin terjadi selama menjelang pemilihan presiden mendatang. Kampanye hitam adalah suatu upaya untuk menghancurkan reputasi seseorang. Maka dari itu, kita harus berhati-hati dalam menerima informasi mengenai seseorang. Bisa saja berita atau isu yang menjelek-jelekkan tokoh atau calon tertentu adalah kampanye hitam agar masyarakat tidak memilih orang tersebut. Padahal, menjelek-jelekan tersebut belum tentu benar.

  1. Politik Uang

Selanjutnya adalah politik uang. Hal ini adalah yang wajib untuk masyarakat kita waspadai. Hal tersebut karena politik uang sangat mencoreng demokrasi negara kita. Jangan mau menerima uang dan diharuskan untuk memilih pihak tertentu. Tentu saja politik uang ini merusak nurani kita dalam pemilihan dan kesejahteraan kita masyarakat Indonesia juga dipertaruhkan.

  1. Golput (Golongan Putih)

Angka golput di Indonesia terbilang besar. Setiap pemilihan, baik pemilihan presiden di tingkat pusat, ataupun pemilihan di tingkat daerah selalu ada saja orang yang tidak memilih alis golput. Golput tidak baik karena partisipasi setiap warga negara diperlukan untuk memilih pemimpin terbaik bagi Indonesia kedepannya.

  1. Sikap Apatis (cuek)

Sikap apatis atau cuek ini harus kita hindari menjelang pemilihan presiden. Hal ini karena untuk memilih pemimpin yang terbaik tentu harus dengan banyak pertimbangan. Agar bisa mempertimbangkan yang terbaik, mulailah dengan mengikuti isu politik dan pribadi tokoh yang akan menjadi calon presiden.

  1. Terprovokasi Pertarungan Sara

Isu sara sangat mungkin untuk dimainkan dalam pemilihan presiden. Hindarilah untuk terpropokasi isu sara karena isu tersebut mungkin hanya untuk memecah belah saja. Biasakan mencari informasi lebih lanjut jika ada isu sensitive terkait sara dan jangan langsung percaya begitu saja.

Itulah hal yang harus diwaspadai menjelang pemilihan presiden. Semoga dengan menghindari hal tersebut, masyarakat Indonesia bisa memilih pemimpin terbaik bagi Indonesia kedepannya.

Tulisan ini adalah independen dan tak memihak manapun juga, dibuat atas kerjasama dengan situs judi bola terbaik di Indonesia – mahabet.org